Salah
satu tujuan perawatan payudara bagi ibu menyusui setelah melahirkan
yakni agar dapat memberikan ASI secara maksimal pada buah hatinya. Salah
satu hormon yang berperan dalam produksi ASI adalah hormon oksitosin.
Saat terjadi stimulasi hormon oksitosin, sel-sel alveoli di kelenjar
payudara berkontraksi, dengan adanya kontraksi menyebabkan air susu
keluar lalu mengalir dalam saluran kecil payudara sehingga keluarlah
tetesan air susu dari puting dan masuk ke mulut bayi, proses keluarnya
air susu disebut dengan refleks let down.
Tantangan yang paling sering dihadapi oleh ibu menyusui adalah bahwa ibu merasa produksinya tidak mencukupi sehingga menghambat aktivitas menyusui. Hal ini biasanya disimpulkan jika bayi sering menangis, bayi tidur tidak nyenyak, sering terbangun, dan bayi terlihat kurus. Padahal, ASI adalah makanan terbaik bagi bayi hingga menginjak usia dua tahun.
Tidak dapat dipungkiri lagi, ketenangan pikiran dan keikhlasan ibu untuk menyusui bayinya merupakan faktor pendukung yang tidak kalah pentingnya dengan persiapan fisik seperti makan dengan gizi seimbang, minum yang cukup, pijat payudara, mempelajari manajemen menyusui yang benar.
Salah satu yang bisa dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam menyusui adalah dengan teknik hypno-breastfeeding. Hypno-breastfeeding berasal dari 2 kata, yaitu hypnos dan breastfeeding. Hypnos berasal dari kata Yunani yang berarti tidur / pikiran tenang. Breastfeeding adalah proses menyusui. Jadi pengertian hypno-breastfeeding adalah upaya alami menggunakan energi bawah sadar agar proses menyusui berjalan dengan nyaman lancar, serta ibu dapat menghasilkan asi yang mencukupi untuk kebutuhan tumbuh-kembang bayi. Caranya adalah dengan memasukkan kalimat-kalimat afirmasi positif yang membantu proses menyusui disaat si ibu dalam keadaan sangat rileks atau sangat berkonsentrasi pada suatu hal (keadaan hipnosis).
INC kembali dan masih membuka kuota buat ibu - ibu Indonesia dengan berbagai latar belakang pekerjaan dan profesi yang berbeda untuk sama-sama belajar di SEMINAR SEHARI.
Ayo ajak ibu-ibu indonesia semua untuk peduli kesehatan saat hamil dan sesudah melahirkan, dengan kita mepelajari beragam ilmu seperti totok wajah, pijat laktasi, mandi uap,pemakaian bengkung yg tepat serta hypnobrestfeeding(tehnik mengeluarkan asi dengan cara hypnosis)
Semua akan dikupas dalam "SEMINAR DAN WORKSHOP POST PARTUM TREATMENT AND SAY TO ASI"
Waktu dan tempat
Tgl 01 Feb 2015
Kampus RIK UI Depok
Refleks let down sangat
dipengaruhi oleh psikologis ibu seperti memikirkan bayi, mencium,
melihat bayi dan mendengarkan suara bayi. Sedangkan yang menghambat
refleks let down diantaranya perasaan stress seperti gelisah, kurang
percaya diri, takut dan cemas. Penelitian menunjukkan bahwa saat
seseorang merasa depresi, bingung, cemas dan merasa nyeri terus-menerus
akan mengalami penurunan hormon oksitosin dalam tubuh. Saat merasa
stres, refleks let down kurang maksimal akibatnya air susu
mengumpul di payudara saja tidak bisa keluar sehingga payudara tampak
membesar dan terasa sakit.
Tanda refleks let down ini
berlangsung baik dengan adanya tetesan air susu dari payudara sebelum
bayi mulai memperoleh susu dari payudara ibunya, susu menetes dari
payudara yang sedang tidak diisap bayi, beberapa ibu ada yang merasakan
kram uterus, dan adanya peningkatan rasa haus.
Produksi ASI sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu menyusui.
Saat ibu menyusui merasa nyaman dan rileks pengeluaran oksitosin dapat
berlangsung dengan baik. Mengutip artikel Tri Sulistiyani, menurut dr.
H.M. Daris Raharjo, Akp., menerangkan bahwa terdapat titik-titik yang
dapat memperlancar ASI diantaranya,
tiga titik di payudara yakni titik di atas putting, titik tepat pada
putting, dan titik di bawah putting. Serta titik di punggung yang
segaris dengan payudara. Pijat stimulasi oksitosin untuk ibu menyusui
berfungsi untuk merangsang hormon oksitosin agar dapat memperlancar ASI
dan meningkatan kenyamanan ibu.
Berikut cara yang dilakukan untuk menstimulasi refleks oksitosin:
- Bangkitkan rasa percaya diri ibu bahwa ibu menyusui mampu menyusui dengan lancar.
- Gunakan teknik relaksasi misalnya nafas dalam untuk mengurangi rasa cemas atau nyeri.
- Pusatkan perhatian ibu kepada bayi
- Kompres payudara dengan air hangat
- Menstimulir puting susu dengan cara menarik puting susu dengan pelan-pelan, memutar puting susu dengan perlahan dengan jari-jari.
- Mengurut atau mengusap ringan payudara dengan menggunakan ujung jari.
- Ibu menyusui duduk, bersandar ke depan, melipat lengan diatas meja di depannya dan meletakan kepalanya diatas lengannya. Payudara tergantung lepas, tanpa pakaian, handuk dibentangkan diatas pangkuan.
- Meminta tolong orang lain untuk menggosok kedua sisi tulang belakang dan kedua tangan serta ibu jari menghadap kearah atas atau depan membentuk kepalan tinju. Menekan dengan kuat dengan kedua jarinya dan membentuk gerakan lingkaran kecil. Perawat kemudian menggosok kearah bawah kedua sisi tulang belakang kanan dan kiri bersamaan, dari leher kearah tulang belikat segaris dengan payudara. Pemijatan ini dilakukan selama 2 atau 3 menit.
Tantangan yang paling sering dihadapi oleh ibu menyusui adalah bahwa ibu merasa produksinya tidak mencukupi sehingga menghambat aktivitas menyusui. Hal ini biasanya disimpulkan jika bayi sering menangis, bayi tidur tidak nyenyak, sering terbangun, dan bayi terlihat kurus. Padahal, ASI adalah makanan terbaik bagi bayi hingga menginjak usia dua tahun.
Tidak dapat dipungkiri lagi, ketenangan pikiran dan keikhlasan ibu untuk menyusui bayinya merupakan faktor pendukung yang tidak kalah pentingnya dengan persiapan fisik seperti makan dengan gizi seimbang, minum yang cukup, pijat payudara, mempelajari manajemen menyusui yang benar.
Salah satu yang bisa dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam menyusui adalah dengan teknik hypno-breastfeeding. Hypno-breastfeeding berasal dari 2 kata, yaitu hypnos dan breastfeeding. Hypnos berasal dari kata Yunani yang berarti tidur / pikiran tenang. Breastfeeding adalah proses menyusui. Jadi pengertian hypno-breastfeeding adalah upaya alami menggunakan energi bawah sadar agar proses menyusui berjalan dengan nyaman lancar, serta ibu dapat menghasilkan asi yang mencukupi untuk kebutuhan tumbuh-kembang bayi. Caranya adalah dengan memasukkan kalimat-kalimat afirmasi positif yang membantu proses menyusui disaat si ibu dalam keadaan sangat rileks atau sangat berkonsentrasi pada suatu hal (keadaan hipnosis).
INC kembali dan masih membuka kuota buat ibu - ibu Indonesia dengan berbagai latar belakang pekerjaan dan profesi yang berbeda untuk sama-sama belajar di SEMINAR SEHARI.
Ayo ajak ibu-ibu indonesia semua untuk peduli kesehatan saat hamil dan sesudah melahirkan, dengan kita mepelajari beragam ilmu seperti totok wajah, pijat laktasi, mandi uap,pemakaian bengkung yg tepat serta hypnobrestfeeding(tehnik mengeluarkan asi dengan cara hypnosis)
Semua akan dikupas dalam "SEMINAR DAN WORKSHOP POST PARTUM TREATMENT AND SAY TO ASI"
Waktu dan tempat
Tgl 01 Feb 2015
Kampus RIK UI Depok
Info lebih jelas
081210682705/ 7d3ef04b
Salam EO INC
081210682705/ 7d3ef04b
Salam EO INC

Tidak ada komentar:
Posting Komentar